Timnas Indonesia resmi membatalkan langkahnya untuk ikuti Piala AFF U-23 2022 dikarenakan banyaknya pemain yang terkena covid dan beberapa sedang cedera.

Setidaknya ada 7 pemain yang covid, mulai dari Ronaldo Joybera R Junior, Muhammad Ferrari, Braif Fatari, Taufik Hidayat, Irfan Jauhari, Ahmad Figo Ramadhani, dan Cahya Supriyadi.

Lalu ada 4 pemain yang sedang dalam masa inkubasi yaitu Alfeandra Dewangga, Genta Alparedo, Muhammad Kanu Helmiawan, dan Marcelino Ferdinan.

Ditambah 3 pemain yang cedera usai membela klubnya masing-masing, mulai dari Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, dan Muhammad Iqbal.

Banyak yang menyayangkan keputusan dari Shin Tae-yong, karena memang pelatih berusia 51 tahun itulah yang mengirim surat PSSI untuk usulan mundur dari Piala AFF U-23.

Hal itu membuat banyak netizen yang berkomentar, bahkan komentator sepak bola Indonesia yaitu Bung Ropan juga turut memberikan komentar.

Menurut bung Ropan, Shin Tae-yong takut ambil risiko dengan pemain yang tersisa karena dari PSSI juga menargetkan juara.

“Sangat disayangkan, Timnas Indonesia harusnya ke sana. Mungkin Shin Tae Yong takut ambil risiko ketika berangkat dengan materi pas-pasan,” kata Bung Ropan kepada GenPI Jumat (11/2).

Baca Juga:   Hasil Drawing Piala Asia 2023 Senior, Timnas Indonesia Tantang Jepang, Irak, dan Vietnam

Bung Ropan beranggapan Shin Tae-yong tak akan takut untuk ikuti Piala AFF U-23 andaikan PSSI merubah targetnya yang mengincar juara.

“Kecuali, dari PSSI ada yang mau mengubah target. Jangan target juara enggak apa-apa, kita harus menghargai penyelenggara dan tuan rumah, main seadanya dengan pemain yang ada enggak apa-apa,” katanya.

Histori menjadi juara bertahan nampaknya sangat memberatkan Shin Tae-yong, melihat para pemain andalan juga banyak yang terkendala.

“Jadi, harusnya main aja, enjoy, tidak perlu terbebani karena juara bertahan. Nah, STY ini tampaknya pikir-pikir dengan materi yang enggak lengkap,” katanya.

Baca Juga:   Ungkap Kesan Debut Bersama Timnas Indonesia U-20, Rafael Struick: Energi Yang Bagus!

“Itu, menurut saya, dari segi ini dia agak hati-hati sekali sehingga mengusulkan ini keadaan gawat dan tidak bisa dimaksimalkan tim ini,” katanya.

Menarik untuk pahami maksud dari bung Ropan, dan memang  perkataan-perkataannya adalah fakta, mengingat di Piala AFF 2020 saat menjadi runner up saja STY diserang.

Apalagi nantinya apabila tidak berhasil di Piala AFF U-23, jadi wajar jika pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu ajukan usul untuk undur diri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan