Tim nasional Indonesia yang dilatih oleh Shin Tae-yong dapatkan kabar buruk sebelum Sea Games 2021, kabar buruknya adalah Pratama Arhan dipastikan tak bisa membela Skuad Garuda.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi sampaikan bahwa Pratama Arhan tak mendapatkan izin dari Tokyo Verdy untuk membela Tim nasional Indonesia di Sea Games 2021.

Keputusan Tokyo Verdy untuk tidak mengizinkan Pratama Arhan adalah tindakan yang tidak menyalahi aturan karena Sea Games sendiri tak masuk dalam kalender FIFA.

Tanpa adanya Pratama Arhan menjadi sebuah perbincangan oleh media Vietnam bernama Soha.vn. Media tersebut menganggap itu sebuah kabar buruk untuk Tim nasional Indonesia.

Media tersebut merasa peran Pratama Arhan sangat vital di barisan belakang Timnas Indonesia, dan itu memang benar jika kita berkaca pada Piala AFF 2020 peran Arhan benar-benar besar.

“Klub Jepang Tolak Lepas Bintang Muda, Timnas Indonesia U-23 Mendapat “Buah Pahit” Jelang SEA Games ke-31,” tulis Soha.vn.

“Absennya Pratama Arhan menjadi kabar buruk bagi Indonesia U-23 karena bek kiri ini memiliki peran penting dalam skuat asuhan pelatih Shin Tae-yong.”

“Pratama Arhan telah memberikan kontribusi besar untuk membantu Indonesia mencapai final Piala AFF 2020,” imbuhnya.

Dengan absennya Pratama Arhan membuat Shin Tae-yong harus putar otak untuk bisa mencari penggantinya yang sepadan, mengingat sulit untuk mencari pengganti pemain asal Blora itu.

Tim nasional Indonesia U-23 kini hanya menyisakan dua bek kiri lainnya. Menariknya keduanya sama-sama berasal dari Persija Jakarta yakni Ilham Rio Fahmi dan Firza Andika.

Baca Juga:   Tuai Banyak Sorotan, Beginilah Komentar Bagus Kahfi Melihat Striker Timnas Indonesia yang Mandul

Selain menyoroti Pratama Arhan, media Vietnam tersebut juga membicarakan Asnawi Mangkualam yang dirasa cukup berpengaruh terhadap permainan Timnas Indonesia.

“Pelatih Park Hang-seo menerima kabar baik dari Korea sebelum perang besar dengan saingannya (timnas Indonesia),” tulis Soha.vn.

“Chosun (Korea) mengungkap informasi yang sangat penting, yakni Ansan Greeners sepertinya menolak melepas Asnawi untuk Indonesia U-23.”

“Hal ini juga semakin membuka peluang bagi Vietnam U-23 saat kedua tim saling berhadapan sejak laga pembuka (6 Mei),” imbuhnya.

(Editor/Yusril Fahmi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan