Kritik Kebijakan Naturalisasi Timnas Indonesia, Pakar Sepak Bola Vietnam: Mereka Iri pada Vietnam

Foto: PSSI
Foto: PSSI

Kebijakan PSSI untuk melakukan naturalisasi terhadap beberapa pemain keturunan mendapat sorotan tajam dari pakar sepak bola Vietnam, Vu Manh Hai.

Bahkan, dia tidak sungkan untuk melontarkan pernyataan nyelekit soal perkembangan pemain naturalisasi Timnas Indonesia terkini.

Pernyataan tersebut memang dilontarkan terkait persiapan kedua negara menyongsong Piala AFF 2022. Padahal, hasil drawing Indonesia dan Vietnam tidak satu grup.

Baca Juga:   Gabung Timnas U-19, Jim Croque dan Kai Boham Kaget Menu Latihan STY Lebih Berat Daripada di Eropa

Dalam turnamen kelas Asia Tenggara edisi ke-14 ini, Tim Merah-Putih tergabung ke Grup A bersama Thailand, Kamboja, Filipina, serta pemenang kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Sementara itu, Vietnam masuk ke Grup B bersama Malaysia, Singapura, Laos, dan Myanmar.

Menanggapi hasil drawing Piala AFF 2022 ini, Vu Manh Hai dengan sombongnya sudah memastikan Vietnam hampir pasti lolos ke semifinal.

Baca Juga:   Naturalisasi Tak Kunjung Beres, PSSI Incar Tuan Rumah untuk Tampil di Piala Asia 2023

Vu Manh Hai kemudian menyarankan agar PSSI hanya fokus untuk mengembangkan bakat domestik yang tersebar di beberapa tempat di Indonesia.

“Menurut saya, sepak bola di negara berpenduduk padat seperti Indonesia itu tidak fokus pada pencarian bakat domestik,” ucap Vu Manh Hai, sebagaimana dikutip Soha.vn.

Dia bahkan tidak sungkan menilai Timnas Indonesia sebagai tim acak-acak yang tidak memiliki dasar skuad yang memadai.

Baca Juga:   Soal Pemain Muda Gagal Bersinar saat Beranjak ke Level senior, Indra Sjafri Beberkan Alasannya...

“Menaruh harapan pada pemain yang dinaturalisasi membuktikan bahwa mereka tidak memiliki dasar yang baik.” Imbuhnya .

Vu Manh Hai menyinggung kemungkinan skuad Garuda akan diperkuat oleh tiga pemain naturalisasi terbaru, yakni Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama.