Timnas U-19 Indonesia mendapat sorotan tajam dari asisten pelatih mereka, coach Nova Arianto.

Menurutnya, tim yang saat ini tengah menjalani pemusatan latihan jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 tidak mampu menunjukkan performa sesuai ekspektasi.

Timnas U-19 sendiri tengah bersiap untuk melakoni Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Indonesia akan menjadi tuan rumah fase grup dan laga akan dihelat di Gelora Bung Tomo, Surabaya, mulai 14 September mendatang.

Nova mengatakan, skuad ‘Garuda Nusantara’ menunjukkan perubahan sikap. Ia melihat para pemain menjadi sombong dan kualitasnya menurun.

Nova merupakan mantan pemain Timnas Indonesia. Ia berharap para pemain muda bisa memberikan performa terbaik kala membela ‘Merah Putih’.

“Coaching staff fokus menyoroti beberapa pemain yang mulai tinggi hati dan mengalami penurunan performa setelah Piala AFF U19 kemarin,” tutur Nova di Instagram, Selasa (6/9).

Baca Juga:   Persiapan Piala Dunia, Ketum PSSI Kabarkan Indonesia Akan Ikuti Turnamen Toulon 2022 di Prancis

Nova meminta anak asuhnya untuk memiliki kebanggaan ketika membela Timnas Indonesia. Dia menuntut berapa mainnya untuk memberikan performa terbaik demi kebanggaan Indonesia.

“Pemain harus lebih fokus karena bermain untuk Tim Nasional akan berbeda seperti pemain tampil di klub karena mereka tidak akan bermain untuk uang tetapi untuk sebuah kebanggaan negara, jadi pemain harus bekerja lebih keras dan memberikan kemampuannya lebih dari 100 persen,” lanjutnya.

Nova mengingatkan bahwa perasaan cepat puas akan menghancurkan karir mereka yang masih berusia seumur jagung.

“Berlatihlah seperti di saat kalian belum menjadi pemain profesional dan pemain Tim Nasional karena di saat pemain merasa puas di situlah awal kehancuran kalian,” ucap pemain yang pernah membela Persib ini.

Baca Juga:   Tren Positif, Timnas Indonesia U-19 Raih Kemenangan 2-1 Lawan Kyungil University

Indonesia menjadi tuan rumah Piala AFF U-19 yang digelar Juli lalu. Sayangnya, Ronaldo Kwateh cs gagal melaju ke babak semifinal usai finis di peringkat ketiga Grup A.

Senada dengan Nova, pelatih Timnas U-19, Shin Tae-yong, sejatinya pernah memperingatkan para pemainnya untuk tidak tinggi hati. Hal itu terjadi kala melakoni latihan di Lapangan A, Gelora Bung Karno, Jakarta pada 26 Agustus lalu.

Adapun tiga nama yang ditegaskan Shin adalah Ronaldo, Kakang Rudianto, dan Hokky Caraka. Pada saat itu, Kakang sering menjadi sasaran amarah Shin.

“Kakang, Hokky [kalian] jangan tinggi hati, ya. Ronaldo juga. Jangan tinggi hati. Ingat,” ucap Shin Tae-yong dikutip dari YouTube PSSI.

Shin Tae-yong sering memarahi para pemainnya yang terlihat membanggakan status dirinya secara berlebihan.

Pelatih asal Korea itu kemudian mencontohkan sikap Kakang Rudianto selaku Kapten tim Indonesia U-19.

“Pada hari pertama, saya sudah tegaskan kalau dalam latihan harus kerja keras. Kakang banyak kena marah sama saya. Karena mungkin dia merasa seorang kapten,” ucapnya.

Shin meminta berapa main untuk siap mengorbankan dirinya demi kebaikan tim nasional.

“[Kalian] harus selalu mengorbankan diri. Supaya jadi tim yang kokoh. Khusus pemain yang baru datang, harus lebih kerja keras,” ujar pelatih 51 tahun tersebut.

Apa disampaikan para pelatih timnas Indonesia u-19 nampaknya ada benarnya. Hal tersebut terbukti dari dua laga uji coba yang dijalani Timnas.

Sejauh ini, mereka ditahan imbang Persis Solo U-20 dengan skor 0-0 dan kalah 1-2 dari Persija U-18.

(Editor/Fathur Rozi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan