Tiga pemain keturunan yang kabarnya akan segera dinaturalisasi, Jordi Amat, Shayne Pattynama dan Sandy Walsh terancam tak bisa ikuti turnamen Kualifikasi Piala Asia.

Dokumen yang belum lengkap menjadi penghalang ketiga pemain tersebut untuk bisa segera dinaturalisasi, sedangkan Kualifikasi Piala Asia akan berjalan di bulan Juni.

PSSI hingga memohon kepada pemerintah agar membantu proses naturalisasi ini, namun hingga kini pemerintah tak memberi tanggapan soal 3 pemain yang belum juga dinaturalisasi ini.

Baca Juga:   Mengenal Kurikulum Filanesia Hingga  PSSI Undang Tim Teknis Klub Besar Eropa

“Dari 12 dokumen, masih ada terganjal satu dokumen. Jadi kalau tidak ada kebijaksanaan, [mereka bertiga] bisa gagal main di Pra-Piala Asia,” ucap Hasani saat dihubungi kumparan, Senin (21/3).

“Ada satu dokumen yang belum kami penuhi dari tiga pemain ini yakni terkait pemberitahuan pencabutan negara.”

“Kalau tidak ada kebijaksanaan dari pemerintah, tiga-tiganya tidak bisa main di Pra-Piala Asia,” tambahnya.

Baca Juga:   Piala Asia 2023, Asnawi Mangkualam Pasang Target Ini..!

Sebelum masalah ini, Kemenkumham mengumumkan bahwa dokumen dari 3 pemain naturalisasi sudah diterimanya dari PSSI, namun ternyata ada dokumen yang belum lengkap.

Dengan begitu mau tidak mau proses naturalisasi akan diundur hingga dokumen lengkap kecuali Menpora dan bapak Presiden Joko Widodo mau membantu permasalahan ini.

Jelas para suporter ingin Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama bisa segera masuk dalam skuad Garuda untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia.

Baca Juga:   Hasani Beri Jersey Timnas untuk Sandy Walsh dan Jordi Amat, Naturalisasi Kian Dekat

1 2

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *