Para pelatih klub peserta liga 1 mayoritas mengeluh akibat ulah pelatih timnas indonesia Shin Tae Yong yang asal comot para pemain mereka di tengah kembalinya kompetisi bergulir.

Tidak sedikit para pelatih tersebut mengkritik kebijakan karateker asal Korea tersebut karena akan mengganggu stabilitas klub saat ini.

Sebut saja diantara mereka adalah Bernardo Tavares (PSM Makassar), Thomas Doll (Persija Jakarta), dan Aji Santoso (Persebaya Surabaya).

Ketiga pelatih itu menyayangkan keputusan Shin yang memanggil banyaknya pemain mereka untuk ikut bergabung ke Timnas Indonesia.

Sementara itu, ketiga tim tersebut dihadapkan jadwal padat di kompetisi Liga 1 musim ini.

Jadwal padat tersebut menghampiri tim-tim Liga 1 usai kompetisi tersebut dilanjutkan pasca tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

Semua tim yang berlaga di Liga 1 hanya memiliki waktu yang singkat untuk memulihkan kondisi para pemain mereka.

Namun sikap berbeda dikeluarkan oleh pelatih Arema FC Javier Roca. Pelatih berjuluk singo edan ini memiliki pandangan lain.

Roca beranggapan eksistensi tim nasional lebih utama daripada kepentingan klub masing-masing.

“Saya secara pribadi bukan hanya sekarang di Arema FC tapi dari dulu memang tidak ada yang lebih besar dari timnas,” kata Javier Roca pada sesi jumpa pers seusai laga melawan Dewa United, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga:   Terbongkar! Malaysia Diam-diam Ingin Tiru Indonesia Dalam Hal Ini

“Tidak ada yang lebih penting dari timnas, dari saya sebagai yang bertanggung jawab di Arema FC,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Shin Tae Yong saat ini memanggil 28 pemain untuk persiapan piala AFF 2022 yang rencananya akan dihelat bulan ini.

Daftar pemain yang dipanggil memang mayoritas berlaga di liga 1 Indonesia.

(Editor/Fathur Rozi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan