Timnas Indonesia sejak dilatih oleh Shin Tae-yong cukup cekatan dalam memantau para pemain keturunan untuk bisa ditawari menjadi Warga Negara Indonesia dan bisa masuk skuad Garuda.

Meski di Piala AFF 2020 Timnas Indonesia sudah bermain apik, namun Shin Tae-yong merasa para pemainnya belum cukup untuk bisa berbicara banyak diajang yang lebih bergengsi.

Dan memang benar, ketimpangan skill pemain inti dan cadangan menjadi masalah besar untuk Timnas Indonesia, hal itu terlihat di leg pertama final Piala AFF 2020.

Saat Pratama Arhan tak bisa dimainkan karena akumulasi kartu, Edo Febriansyah yang dipercaya tampil tak bisa bermain dengan maksimal dan akhirnya Indonesia kalah 4-0.

Itu nampaknya menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia terutama Shin Tae-yong selaku pelatih, oleh karena itu pelatih berusia 51 tahun tersebut gencar mencari pemain yang bisa diandalkan.

Tak peduli pemain lokal maupun keturunan, selama bisa diandalkan untuk memperkuat Timnas Indonesia maka akan dipercaya oleh Shin Tae-yong.

Sejauh ini belum ada pemain yang sudah resmi dinatulisasi, namun ada dua pemain yang sudah mengirimkan dokumen untuk segera diproses dan sudah disetujui oleh PSSI beserta Menpora.

Kedua pemain tersebut adalah Sandy Walsh dan Jordi Amat, masih dalam usia yang produktif diharapkan kedua pemain tersebut bisa diandalkan Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Asia.

Masih gencar mencari pemain keturunan lainnya, Shin Tae-yong nampaknya harus melirik wonderkid yang dimiliki klub besar Eropa yaitu Wolves bernama Justin Alief Ollytipton.

Sang pemain bermain di Wolves U-23 menjadi bek tengah, diumurnya yang masih 19 tahun akan sangat bermanfaat tentunya apabila bisa dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia.

Baca Juga:   Gempar! Komentator Indonesia Ini Katakan Shin Tae-yong Takut Karena Memilih Mundur di Piala AFF U-23

Justin Ollytipton lahir di Den Haag, Belanda, pada 20 juni 2002. Ayahnya merupakan pria keturunan asli Jawa sedangkan ibunya adalah keturunan Belanda. Dia mengakui bahwa ayahnya adalah sepenuhnya asli Indonesia.

Namun di umur yang masih belia, besar kemungkinan nasibnya akan sama dengan Mees Hilgers dan Kevin Diks yang tidak mendapat restu orang tuanya untuk membela Timnas Indonesia.

(Editor/Gamin Min)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan