Kevin Diks akhirnya memberi kabar soal tawaran naturalisasi, setelah dikirim pada Desember 2021 kini sang pemain berbicara siap membela Timnas Indonesia kepada Exco PSSI.

Shin Tae-yong memang sejak awal menginginkan pemain berusia 25 tahun tersebut, namun Kevin Diks mungkin cukup sibuk hingga tidak ada jawaban soal naturalisasi.

Akhirnya Shin Tae-yong mengalihkan fokus ke Ragnar Oratmangoen yang kini juga kabarnya dekat dengan Indonesia dan akan segera di naturalisasi.

Namun sang pemain hingga kini belum mengirimkan dokumen untuk segera menjadi Warga Negara Indonesia.

Bahkan sejak Desember 2021, Timnas Indonesia sudah mendapatkan dua pemain yang sudah mengirimkan dokumen untuk segera di naturalisasi sebut saja Sandy Walsh dan Jordi Amat.

Kini akhirnya Kevin Diks siap menjadi warga negara Indonesia, namun hal itu masih ia katakan melalui lisan, sang pemain belum mengirimkan dokumen untuk segera di naturalisasi.

Berikut pernyataan dari Exco PSSI, Hasani Abdulgani soal Kevin Diks.

“Hari ini banyak yang bertanya kepada saya, apakah benar seperti diberita: Ragnar Oratmangoen diganti oleh Kevin Diks? Iya berita tersebut benar,” tulis Hasani Abdulgani.

Baca Juga:   Fachruddin Aryanto Ceritakan Ketegangan Timnas Indonesia Sebelum Lolos Piala Asia 2023

“Responsnya dia, oke dan mau, tetapi baru lisan. Dulu waktu pertama kan kesannya dicueki, itu karena dia mungkin lagi konsentrasi main, jadi belum sempat merespons,” kata Hasani kepada kumparan pada Selasa (8/2).

“Waktu itu kan, Kevin kurang respons, lalu 2 minggu lalu dia respons, meski belum konfirmasi [secara resmi].” jelas Hasani.

Mendengar jawaban dari Kevin Diks, Shin Tae-yong akhirnya memilih kembali Kevin Diks untuk difokuskan agar segera dinaturalisasi.

“Dari situ, 2 minggu lalu, saya tanya ke Coach maunya siapa, ‘Ragnar atau Diks?’. Saya bilang, Diks akhirnya respons, dan ya, sudah, Kevin Diks lagi Shin maunya,” lanjut Hasani.

“Saya selalu mengatakan terbuka untuk gabung Timnas Indonesia,” ujar Kevin dalam wawancara dengan pesepak bola Yussa Nugraha di Youtube pada September 2020.

“Ini adalah karena ada permintaan dari Coach STY. Soal pemanggilan pemain adalah wilayahnya pelatih. Kami federasi hanya membantu. Mudah2an saja semuanya berjalan dengan lancar,” imbuhnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan