Laga Persib Bandung melawan Barito Putera hingga kini masih menjadi pembahasan serius meski Liga 1 sudah berakhir.

Penalti yang dilakukan oleh David da Silva menjadi persoalan tersendiri karena gagalnya penalti tersebut membuat Persipura Jayapura terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

Pengaca asal Papua, Pieter Ell menyatakan bahwasannya ada indikasi sepak bola gajah dalam pertandingan tersebut dan membuat Persipura Jayapura turun ke divisi kedua Liga Indonesia.

Persipura gagal selamat dari jerat zona degradasi meski menang 3-0 atas Persita Tangerang, Kamis (31/3/2022).

”Jadi, dari rentetan peristiwa pertandingan itu, kita bisa lihat secara kasat mata, meski nanti akan dibuktikan secara hukum di pengadilan.”

“Model tendangan penalti Da Silva itu, kalau kami di Papua itu, hanya bisa dilakukan oleh anak-anak SSB. Lho, ini pemain profesional, kok, tendangan penaltinya begitu,” kata Pieter ke Kumparan.

”Itu [penalti David Da Silva] adalah indikasi, tetapi ini harus dibuktikan secara hukum di pengadilan,” lanjutnya.

”[indikasi sepak bola gajah] Sebetulnya banyak, tetapi itu akan kami buktikan di pengadilan.”

Baca Juga:   Protes Disuarakan, Pemain Barito Putera Masuk Penalti Lebih Dulu Sebelum Bola Ditendang

“Saya belum bisa dibocorkan, ada-lah, tetapi orang awam rasanya bisa melihat dan mencurigai ‘gerakan-gerakan tambahan’,” pungkasnya.

Penalti tersebut memang sangat menentukan untuk keberlangsungan Persipura Jayapura di Liga 1, karena penalti tersebut gagal menjadi gol maka Persib hanya cetak 1 gol.

Skor akhir 1-1, Barito Putera raih satu point dan menang head to head dari Persipura Jayapura yang akhirnya harus rela musim depan bermain di Liga 2.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) turut mendengar kabar ini. Operator kompetisi mempersilakan saja buat pihak-pihak untuk memperjuangkan apa yang mereka yakini.

Baca Juga:   Dibawa ke Pengadilan, Pengacara Papua Merasa Penalti David da Silva Indikasi Sepak Bola Gajah

“Setiap klub punya hak untuk menempuh upaya hukum, apapun alasannya,” kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita kepada detikSport.

Sejauh ini belum ada komentar apapun dari Persipura Jayapura mengenai hal ini.

Harus diakui Persipura memang sedang alami nasib buruk di musim ini, ditambah lagi keputusannya yang memilih tak hadir dalam laga melawan Madura United.

Dengan tidak hadirnya Persipura Jayapura lawan Madura United maka terkena denda dan pengurangan 3 point.

(Editor/Gamin Min)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan