BRI Liga 1 sudah berakhir namun nampaknya belum sepenuhnya tuntas, pengacara Persipura Jayapura merasa penalti David da Silva terindikasi sepak bola gajah dan akan dibawa ke pengadilan.

Pertandingan Barito Putera melawan Persib Bandung masih menjadi perbincangan oleh banyak orang lantaran banyak hal yang dirasa janggal oleh mereka, salah satunya saat penalti.

Baca Juga:   Indonesia U-17 vs Malaysia: Prediksi Line Up, Iqbal Gwijangge Tidak Bisa Main, Tidak Boleh Kalah

Persib Bandung yang mendapatkan penalti sayangnya tak bisa dijadikan gol oleh David da Silva selaku eksekutor, dengan begitu gol tim berjuluk Maung Bandung tak bertambah.

Hal itu menambah semangat para pemain Barito Putera untuk samakan kedudukan karena pada saat itu memang mereka sedang tertinggal 1-0, dan berhasil dirubah menjadi 1-1 hingga usai.

Baca Juga:   Kembali Gelar Latihan Usai Sebulan Libur, Madura United Langsung Forsir Fisik Pemain

Pengacara asal Papua, Pieter Ell, menilai Barito Putera vs Persib diwarnai sepak bola gajah. Penalti Da Silva, kata Pieter Ell, benar-benar tak masuk akal.

”Jadi, dari rentetan peristiwa pertandingan itu, kita bisa lihat secara kasat mata, meski nanti akan dibuktikan secara hukum di pengadilan.”

Model tendangan penalti Da Silva itu, kalau kami di Papua itu, hanya bisa dilakukan oleh anak-anak SSB. Lho, ini pemain profesional, kok, tendangan penaltinya begitu,” kata Pieter ke Kumparan.

Baca Juga:   Beri Banyak Keuntungan, Pratama Arhan Mendapat Wejangan dari Petinggi Tokyo Verdy agar Sukses

Tak main-main, sang pengacara akan membawa hal ini ke pengadilan karena dirasa penalti tersebut ada indikasi sepak bola gajah.

1 2

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *