Timnas Malaysia lakukan gebrakan yang sangat besar usai dikalahkan Timnas Indonesia dengan skor telak 4-1 di Piala AFF, kekalahan tersebut tentu memalukan karena kedua tim adalah rival.

Sempat yakin bahwa Timnas Malaysia akan lolos ke fase grup karena skuad Garuda diisi mayoritas pemain belum berpengalaman, suporter Malaysia harus dibuat kecewa oleh Timnasnya sendiri.

Dalam laga tersebut, Timnas Malaysia sebenarnya sudah unggul terlebih dahulu lewat gol indah Kogileswaran Raj, tendangannya yang keras membuat Nadeo tak bisa menghalaunya.

Bola masuk ke gawang dan Malaysia unggul 0-1 di menit 13, namun keunggulan tersebut tidak bertahan hingga babak pertama usai karena Irfan Jaya di menit 36 mencetak gol.

Skor imbang 1-1, kedua tim bermain saling serang dan tidak mengandalkan parkir bus, dan di menit 42 aksi Pratama Arhan mencoba masuk pertahanan Malaysia membuahkan hasil.

Pratama Arhan sebisa mungkin pertahankan bola hingga memasuki area penalti dan lakukan umpan ke Irfan Jaya, akhirnya Irfan Jaya kembali mencetak gol kali ini di menit 43.

Babak pertama usai, keunggulan untuk Timnas Indonesia. Di babak kedua Timnas Indonesia semakin kuasai pertandingan dan berhasil mencetak 2 gol tambahan, skor akhir menjadi 4-1.

Kekalahan itu memberikan efek jera kepada Malaysia, bahkan histori tersebut menjadi bahan bakar untuk para pemain Malaysia U-23 lebih bersemangat kala bertemu Indonesia.

Karena Malaysia dan Indonesia kembali bertemu di Grup B Piala AFF U-23 2022, dan di kompetisi ini yang berhak lolos adalah 3 juara grup dan 1 runner up terbaik.

Maka dari itu menjadi runner up sekalipun tidak menjamin penuh sebuah klub akan lolos.

Baca Juga:   Menjadi Mesin Gol AS Trencin, Witan Jangan Sampai Bernasib Seperti Elkan Baggot

Gelandang Malaysia bernama Nur Azfar Fikri Azhar ngamuk dan beri pesan khusus kepada skuad Garuda, sang pemain benar-benar ingin balas dendam kepada Timnas Indonesia.

“Beberapa dari mereka (pemain Timnas Indonesia U-23) berasal dari tim senior. Tetapi, saya yakin level kami sama,” kata Nur Azfar Fikri Azhar.

“Kami harus memberikan yang terbaik dan bermain tanpa rasa takut. Kami butuh motivasi untuk mencoba mengalahkan tim kuat ini,” lanjut pemain berusia 22 tahun tersebut.

(Editor/Gamin Min)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan