Liga Malaysia resmi ditunda, buntut dari pemusatan latihan yang hanya dihadiri oleh lima pemain membuat Malaysia mau tak mau harus hentikan Liganya.

Memenangkan Sea Games 2021 menjadi tujuan besar berbagai negara Asean, termasuk Malaysia bahkan sampai menghentikan liganya.

Malaysian Football League (MFL) selaku operator Liga Super Malaysia kini sudah mengosongkan jadwal untuk bulan Mei.

Klub-klub Liga Malaysia yang tak melepaskan para pemainnya seperti Terengganu FC dan Sabah FC pun tidak bisa disalahkan karena memang tak masuk dalam kalender FIFA.

Pemusatan latihan yang hanya dihadiri oleh segelintir pemain membuat MFL tunda laga pekan ke-7 hingga pekan ke-10.

Baca Juga:   Demi Negara! Saddil Ramdani Rela Bolak-balik dari Timnas ke Klub Sabah FC

Semula, empat pekan tersebut akan digelar berturut-turut pada 6 Mei, 10 Mei, 17 Mei, dan 18 Juni.

Dengan keputusan terbaru MFL, klub-klub kini tak memilik agenda apa pun dalam dua bulan ke depan, sehingga bisa melepas pemain ke timnas Malaysia.

CEO MFL, Stuart Ramalingam, menyatakan keputusan penggeseran jadwal liga tersebut dilakukan demi agenda tim nasional.

“Penundaan jadwal Liga Super sangat penting karena berhubungan dengan agenda nasional,” tutur Ramalingam dikutip dari laman resmi MFL (22/4/2022).

Baca Juga:   Sabah FC Lepas Saddil Ramdani Gabung Timnas Indonesia Tapi Bukan di Sea Games

“Saya menyatakan apresiasi untuk tiap klub yang bekerja sama dan menyetujui penundaan ini dan menaruh kepentingan nasional sebagai prioritas,” sambungnya.

Liga Super Malaysia akan bergulir kembali pada pekan ke-11 yang dilaksanakan pada 25 Juni mendatang, keputusan ini juga berimbas apik untuk Timnas Indonesia U-23.

Sebelumnya, Sabah FC menghadang Saddil Ramdani untuk gabung Timnas Indonesia lantaran masih dibutuhkan klub dan Sea Games 2021 tak masuk kalender FIFA.

“Ada surat panggilan masuk untuk persiapan SEA Games pada 22 Maret lalu. Tapi tahun ini tak bisa ikut SEA Games, Saddil baru diperbolehkan membela timnas pada 24 Mei.”

Baca Juga:   Tak Dapat Izin Gabung Timnas, Saddil Ramdani: Hanya PSSI yang Bisa Menolong

“Sedangkan SEA Games mulai 6-23 Mei, jadi tak bisa ikut,” kata Saddil dalam Tiktok Live, Rabu (30/3/2022).

“Saya hanya bisa main di FIFA Match day, tapi kalau untuk SEA Games tidak bisa,” katanya.

“Ada 4 sampai 5 pertandingan yang masih penting untuk Sabah, saya tak bisa berbuat apa-apa. Mungkin PSSI bisa bicara langsung dengan pelatih,” ujarnya.

Namun karena Liga Malaysia dihentikan, maka Sabah FC tak ada alasan lagi untuk menahan pemain andalan Timnas Indonesia itu.

(Editor/Yusril Fahmi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan