Shin Tae-yong menjalani jadwal yang padat bersama Timnas Indonesia, sejak Piala AFF 2020 pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu belum pernah merasakan libur panjang.

Di Piala AFF 2020, Shin Tae-yong sangat berani untuk memainkan para pemain muda, bahkan dalam kompetisi tersebut Timnas Indonesia menjadi tim termuda.

Meski dengan pemain muda, bukan berarti Timnas Indonesia mudah untuk dikalahkan. Terbukti dalam kompetisi tersebut skuad Garuda muda meraih runner up.

Usai Piala AFF 2020, Timnas Indonesia menjalani FIFA Match day melawan Timor Leste. Meski sempat kesulitan di awal laga namun skuad Garuda sapu bersih kemenangan.

Kini Shin Tae-yong sedang mempersiapkan untuk laga Piala AFF U-23, turnamen tersebut akan dimulai di Kamboja pada tanggal 14 Februari 2022 untuk pembukaan turnamen.

Dalam turnamen tersebut Timnas Indonesia berada di grup B bersama Malaysia, Myanmar dan Laos.

Meski pembukaan liga dimulai pada tanggal 14 Februari, namun Timnas Indonesia baru bisa bermain pada tanggal 15 Februari melawan Laos jam 7 malam WIB.

Jelang Piala AFF U-23 Timnas Indonesia mendapatkan nama baru yaitu Bima Sakti dan Markus Haris Maulana atau biasa disebut Markus Horison.

Baca Juga:   Terlalu Sibuk dengan Persiapan Tim di Piala Dunia U-20, Shin Tae-yong Batalkan FIFA Matchday

Masuknya Bima dan Markus ke tim pelatihan Timnas Indonesia U-23 merupakan keputusan bersama antara PSSI dan Shin Tae-yong.

Nantinya, Bima dan Markus akan membantu tim kepelatihan Timnas U-23 yang sudah ada.

“Iya benar. Keduanya diperbantukan tentu dengan kesepakatan PSSI dan coach Shin Tae-yong,” kata Indra Sjafri kepada sportstars.

Indra Sjafri belum mengetahui posisi apa nantinya yang diemban oleh kedua nama legenda sepak bola Indonesia tersebut.

Baca Juga:   Kesal dengan Wasit di laga Farmel vs Persikota, Ketum PSSI: Perbaiki Atau Cari Kerjaan Lain

“Nanti terserah bagaimana coach Shin melakukan pembagian tugas dan pengaturan internal kepelatihannya. Termasuk juga soal ikut berangkat atau tidak ke Kamboja” Indra memungkasi.

Hal itu menandakan bahwa Shin Tae-yong benar-benar tidak mempersiapkan bahwa kedua nama tersebut akan bergabung.

Mengingat di naturalisasi saja Cyrus Margono yang ingin membela Timnas Indonesia namun Shin Tae-yong tidak membutuhkannya dan entah sekarang bagaimana kelanjutan naturalisasinya.

Namun keputusan yang tepat untuk PSSI, dengan begitu Markus Horison dan Bima Sakti akan belajar banyak dari Shin Tae-yong.

(Editor/Gamin Min)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan