Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan mengumumkan percepatan digelarnya Kongres Luar Biasa untuk meredam emosi publik terkait buntut tragedi Kanjuruhan.

PSSI akhirnya menyerah setelah lama di desa sejumlah kalangan untuk segera menggelar Kongres Luar Biasa.

Keputusan penting tersebut diambil jajaran pengurus PSSI dalam exco emergency meeting yang digelar Jumat (28/10/2022) malam.

Usut punya usut ternyata, terdapat dua klub yang menjadi motor penggerak dengan mengirimkan surat permohonan.

Padahal, PSSI selama ini berkeras hati tak mau “dihakimi” melalui KLB, yang kemungkinan besar bertujuan mengganti para pengurusnya.

Biarpun TGIPF Tragedi Kanjuruhan yang dipimpin Mahfud MD telah menyerukan ketum dan anggota Exco untuk mundur, tak ada yang mematuhi seruan itu.

Baca Juga:   Proses Naturalisasi Rumit, Ketum PSSI: Kalau Gagal ya Dengan Pemain yang Ada

Senada dengan hal tersebut, suara tuntutan mundur yang dijauhkan oleh publik tanah air tidak pernah mendapatkan respon positif dari pengurus PSSI.

PSSI baru “menyerah” setelah melihat pergerakan dua klub, Persis Solo dan Persebaya Surabaya, yang mengirim surat tuntutan pada pekan lalu.

Entah apa sebabnya, yang jelas Kaesang Pangarep (putra Presiden Joko Widodo) dan Azrul Ananda, merupakan petinggi dari dua klub tersebut.

Baca Juga:   Dokumen Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama Sudah Lengkap, PSSI Akan Rapat dengan DPR Bahas Percepatan Naturalisasi

(Editor/Fathur Rozi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan