Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas Indonesia U-23 berharap skuadnya bisa bertemu Vietnam di final, usai sebelumnya skuad Garuda kalah telak 3-0 melawan tim asuhan Park Hang-seo itu.

Tak mau mencari alasan, Shin Tae-yong mengakui bahwa ia kalah segalanya saat melawan Vietnam dalam laga perdananya di Sea Games 2021.

“Kami kalah dari Vietnam, kami tak mau cari alasan lagi, pantas kalah, apalagi tanpa Asnawi, Elkan, dan Arhan, jadi tak 100 persen, sangat disayangkan,” ujarnya.

Meski kalah di laga perdana, namun skuad Garuda tak menutup kemungkinan untuk lolos ke fase berikutnya di Sea Games 2021, lantaran ini masih di fase grup maka akan ada dua tim yang lolos.

Timnas Indonesia masih berpeluang besar untuk lolos mendampingi Vietnam, kedua tim ini memang difavoritkan untuk lolos sejak awal kompetisi.

Selanjutnya, Timnas U-23 akan melawan Timor Leste pada 10 Mei mendatang. Laku berikutnya menghadapi Filipina (13 Mei), dan lawan Myanmar pada 15 Mei.

“Jadi, persiapan dari saya mengubah suasana karena kami kalah lawan Vietnam jadi saya ingin ubah suasana dahulu supaya menang lawan Timor Leste,” kata Shin Tae-yong.

“Jujur saya belum tahu soal tim-tim sisa di Grup A jadi menurut saya, mungkin Myanmar atau Filipina yang terkuat,” imbuhnya.

Shin Tae-yong bertekad bawa Timnas U-23 sapu bersih laga tersisa. Targetnya adalah capai babak final dan kalau bisa bertemu kembali dengan Vietnam.

Pelatih berusia 51 tahun tersebut nampaknya ingin membalaskan dendam ke Vietnam, mengingat sang tuan rumah sebelumnya juga mengalahkan Indonesia di Sea Games 2019 lalu.

Baca Juga:   Resmi Jadi WNI, Jordi Amat: Saya Akan Memberikan Segalanya untuk Indonesia

“Kami harus fokus terus hingga pertandingan final, karena saya ingin tim ini bertemu dengan Vietnam lagi di final,” tandas Shin Tae-yong.

Untuk sementara ini Timnas Indonesia U-23 berada di urutan keempat klasemen sementara Grup A Sea Games 2021, skuad Garuda tertinggal tiga angka dari Filipina dan Vietnam.

Ditambah lagi nantinya saat melawan Timor Leste skuad Garuda dipastikan tak diperkuat oleh Saddil Ramdani karena ia harus kembali ke Sabah FC sesuai kesepakatan awal.

(Editor/Yusril Fahmi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan