Sebut PSSI Hormati AFF, Sekjen Minta Waktu Clearkan Situasi

Sekjen PSSI Yunus Nusi
Sekjen PSSI Yunus Nusi/AnakBola

Federasi Sepak Bola Indonesia, PSSI masih melakukan kajian mendalam terkait kemungkinan untuk pindah federasi.

Baju Timnas Original

Saat ini, PSSI tengah mengkaji kemungkinan tersebut dengan anggota Exco PSSI untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Jadi setelah ini kita akan diskusikan dengan anggota Exco PSSI untuk membahas untung ruginya kita keluar atau tidak dari AFF. Setelah itu baru kita putuskan,” kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Baca Juga:   Media Vietnam Soroti Respons Dingin Ketum PSSI Soal Timnas Indonesia U-19 Tak Diundang Turnamen di Vietnam, Soal Pengaturan Skor?

Yunus Nusi kemudian meminta diberi kesempatan untuk meng-clear-kan polemik tersebut.

“Beri kami waktu dulu. Setelah semua clear, pada waktunya kita akan sampaikan kepada publik” imbuhnya.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menegaskan bahwa federasi yang sedang dipimpinnya tidak pernah menyatakan diri untuk keluar dari Federasi Sepak Bola Asean (AFF).

Pernyataan tersedut disampaikan Ketum di sela-sela acara launching dan jumpa pers Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (23/7/2022).

Baca Juga:   Kesal dengan Wasit di laga Farmel vs Persikota, Ketum PSSI: Perbaiki Atau Cari Kerjaan Lain

“Saya tidak bilang kita keluar AFF. Saya hanya menyampaikan keinginan keinginan netizen. Tidak pernah. Tolong dicermati,” kata Mochamad Iriawan.

Iwan Bule, sapaan akrabnya juga  mengapresiasi dukungan dari warganet. Menurutnya, desakan untuk keluar dari AFF sebagai bentuk kecintaan netizen kepada timnas. Akan tetapi, Iwan memastikan akan membuat keputusan secara matang terkait wacana tersebut.

Baca Juga:   Naturalisasi Tak Kunjung Rampung, Shin Tae-yong Beri Tekanan Kepada PSSI

“Namun, kami berterima kasih  kepada netizen, suporter, penggemar timnas, dan semuanya atas kecintaan kepada timnas. Itu atas kecintaan pada saat timnas ada satu hal yang tidak pas maka mereka mengusulkan keluar dari AFF untuk gabung Asia Timur. Jadi sekali lagi kita harus timbang-timbang dan mengkajinya,” jelas dia.