Malaysia harus menerima kenyataan pulang lebih cepat di Piala AFF U-23 2022 setelah dikalahkan oleh Laos dua pertandingan sekaligus.

Di pertandingan pertama, Timnas Malaysia sempat memimpin 1-0 di babak pertama, namun di babak kedua justru Laos yang berkuasa dan berhasil mencetak 2 gol, skor akhir 1-2.

Kekalahan di babak pertama membuat Malaysia U-23 harus raih kemenangan di laga kedua, namun hal itu tidak terjadi. Malaysia malah kalah tanpa bisa mencetak gol, skor akhir 2-0 untuk Laos.

Kekalahan tersebut akhirnya membuat Malaysia tersingkir, legenda Harimau Malaya, Safee Sali merasa kekalahan melawan Laos adalah hal yang sangat buruk, bahkan lebih baik mundur.

“Saya menilai lebih baik Malaysia mundur dari Piala AFF U-23 2022 ketimbang mengalami kekalahan memalukan seperti ini,” kata Safee Sali mengutip dari Astro Arena, Selasa (22/2/2022).

“Jadi saya rasa masalah ini (tumbang dari Laos) yang perlu dijawab para pihak terkait,” lanjut Safee Sali.

Namun komentar tersebut dirasa oleh netizen Indonesia hanyalah lelucon, netizen penuhi kolom komentar legenda hidup Malaysia tersebut.

Safee sali yang diserang memberikan balasan melalui postingannya dengan ucapan terima kasih karena telah peduli terhadap Timnas Malaysia.

Baca Juga:   PSSI Konfirmasi Dua Langkah Lagi Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama Akan Jadi WNI

“Kepada semua netizen-netizen +62 yang memenuhi ruangan komen postingan saya.. Ini menunjukkan fans saya sentiasa melihat perkembangan bolasepak kedua2 negara..”

“Ini semangat yg positif.. Cuma komen yg terlalu keterlaluan, saya tidak akan berkompromi.. Mana2 yg positif, kalau ada masa saya akan balas.. Boleh berkomentar tetapi jaga lah..”

“Yang penting bolasepak itu bisa menghubung dan menyatu padukan kedua2 negara jika semua nya matang.. Jgn lupa subscribe yakkkk” tulis Safee Sali di Instagram.

Safee sali memang seringkali bersingungan dengan Timnas Indonesia, sebelumnya ia menyatakan bahwa Indonesia tidak bisa berbuat banyak di Piala AFF 2020 karena didominasi pemain muda.

Baca Juga:   Mengenal Kurikulum Filanesia Hingga  PSSI Undang Tim Teknis Klub Besar Eropa

“Indonesia membawa tim muda dan potensial ke turnamen ini, tetapi dibandingkan dengan para pesaingnya, para pemain muda itu masih kurang berpengalaman,” tutur Safee Sali soal skuad Indonesia.

“Tidak peduli seberapa ambisius dia [Shin Tae-yong], dia harus menerima kenyataan bahwa Piala AFF 2020 bukanlah waktu terbaik untuk mengharapkan sesuatu yang besar dari skuadnya,” tandasnya.

Namun faktanya, justru Malaysia dengan mudah dikalahkan oleh Indonesia dengan skor 4-1 dan skuad Garuda berhasil mencapai final meski harus rela menjadi runner up kembali.

(Editor/Gamin Min)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan