Bintang timnas Portugal, Cristiano Ronaldo bikin heboh sebelum keberangkatannya menuju turnamen Sepak bola paling elit, World Cup 2022 di Qatar.

Beberapa pernyataannya saat diwawancarai selebritas Inggris Piers Morgan membeberkan sejumlah kontroversi. Bahkan, terindikasi masih banyak pernyataan Ronaldo yang belum dipublikasikan.

Sudah ada sejumlah hal yang diungkap Ronaldo saat diwawancarai secara eksklusif oleh Morgan. Megabintang asal Portugal itu antara lain mengkritisi klubnya sendiri Manchester United, Erik ten Hag manajernya, bahkan Wayne Rooney yang merupakan mantan rekan satu timnya di Man United.

Pada sebuah pernyataan, peraih lima penghargaan Ballon d’Or tersebut mengaku merasa dikhianati oleh Man United. Ia merasa ada yang berusaha menyingkirkannya.

“Ya, dan tak Cuma pelatih, tapi ada beberapa orang di klub. Aku merasa dikhianati. Aku tak peduli (siapa orangnya). Orang-orang harus mendengar apa yang sesungguhnya terjadi,” katanya.

Bahkan, Ronaldo menuding orang-orang tersebut telah berupaya menyingkirkannya sejak musim tahun lalu.

“Ya, saya merasa dikhianati dan terlihat beberapa orang tak suka saya di sini. Bukan Cuma tahun ini, tahun lalu juga,” terangnya.

Menurut BBC, durasi lengkap wawancara Piers Morgan dengan Cristiano Ronaldo itu adalah 90 menit. Tapi Morgan sudah mengungkap sejumlah petikan wawancara itu untuk dimuat The Sun. Morgan juga kolumnis surat kabar Inggris tersebut.

Dalam wawancara bersama Piers Morgan, mantan Real Madrid itu juga menyindir Erik ten Hag. Manajer asal Belanda itu disebut takkan lagi mendapat rasa hormat darinya.

Baca Juga:   Tenang Maroko, Kamu Belum Habis, Pencapaiannya Sudah Sangat Fantastis

“Aku tak punya respek untuknya, sebab dia juga tak menunjukkan respek kepada diriku. Jika dia tak punya rasa hormat, aku pun takkan menghormatinya,” ujar Ronaldo dalam kesempatan lain di wawancara tersebut ketika bicara soal Erik ten Hag yang menjadi manajer MU saat ini.

BBC menyebut, masih ada video wawancara Ronaldo yang belum ditayangkan. “Wawancaranya akan ditayangkan selama dua malam, pada hari Rabu dan Kamis”

(Editor/Fathur Rozi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan