Jawab Spekulasi Soal Ramai Rumakiek, Ketum PSSI: Dia Mangkir Dari TC Timnas U-23 Karena…

Ramai Rumakiek
Ramai Rumakiek (PSSI)

Beragam spekulasi terus bergulir menjadi bola panas terkait mangkirnya salah satu talenta muda asal Papua, ramai rumakiek dari panggilan training camp Timnas U-23 yang dilangsungkan di Jakarta dan Korea.

Santer diberitakan oleh media bahwa ramai rumakiek mangkir dari panggilan Timnas karena ditahan oleh klub asalnya, Persipura Jayapura. Hal tersebut disebabkan tidak ada klarifikasi langsung dari ramai rumakiek.

Beberapa saat lalu ramai diberitakan, tm pelatih hendak memberangkatkan pemain Persipura Jayapura itu, sayangnya tidak ada jawaban terbuka yang disampaikan sehingga menyebabkan beragam spekulasi terkait kelanjutan karir sayap kiri lincah asal tim mutiara hitam tersebut di Timnas.

Baca Juga:   Ketum PSSI Minta STY Turunkan Intensitas Latihan Saat Pemain Puasa, Netizen: Lah Kok Ngatur

Pada akhirnya Timnas U-23 berangkat ke Korea tanpa kehadiran Ramai Rumakiek. Pemain muda yang namanya melejit sejak musim lalu itu adalah salah satu dari 29 pemain awal yang dipanggil Shin Tae-yong.

Menjawab beragam spekulasi yang beredar, Ketum PSSI Mochamad Iriawan memberikan klarifikasi terkait situasi terkini yang dialami ramai rumakiek. Iriawan menegaskan, Ramai Rumakiek tidak bisa memenuhi panggilan pelatih Shin Tae-Yong karena sedang dibekap cedera paha.

Baca Juga:   Target Main Piala Dunia 2034, Timnas Indonesia siap Ujicoba dengan Belanda

“Setelah saya dalami memang dia ada sakit di otot pahanya dan dia belum siap ke Jakarta untuk membela timnas,” kata Iriawan kepada wartawan, Selasa (19/4/2022).

Demikian juga, Iriawan menegaskan bahwa ramai rumah Kiki tidak mengikuti TC Timnas u-23 bukan disebabkan ulah klub asalnya, Persipura Jayapura yang sedang memiliki hubungan kurang baik dengan PSSI pasca terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

Baca Juga:   Duh, DPR dan PSSI Buang Kesempatan Manfaatkan Servis Sandy Walsh cs Hadapi Curacao di FIFA Matchday

Namun demikian, spekulasi tersebut dapat dimaklumi lantaran situasi panas yang sedang menyelimuti kubu Persipura Jayapura. Apalagi dengan adanya pernyataan tegas dari Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano, menyatakan ketidakpuasan atas nasib yang menimpa timnya. Bahkan, tudingan praktik sepakbola gajah menjadi penyebab utama yang membuat Persipura turun dari Liga 1.