Nyawa Asia benar benar habis dalam dua hari saja. Tim yang mewakili Asia yang berhasil menembus 16 besar benar- benar dibuat mati kutu oleh lawan-lawannya yang berasal dari benua Asia dan Amerika latin. wakil Asia harus bergelantungan karena dihajar habis-habisan oleh tim-tim Eropa dan Amerika.

Sebelumnya, australia harus dibereskan kopernya oleh Australia untuk pulang setelah takluk 3-1. Kini Jepang harus tersingkir pula karena harus kalah adu jotos melawan Kroasia setelah bermain 1-1 sampai babak perpanjangan waktu.

Sebenarnya, harapan terbesar ada pada Jepang karena lawan yang mereka hadapi relatif lebih seimbang yakni Kroasia.

Dibandingkan dua rekan Asia lainnya yakni Australia harus berhadapan dengan Messi dkk, juga Korsel ak berjibaku melawan Neymar dkk.

Kedua negara lawan Australia dan Korsel adalah negara sepakbola dan salah satu skuat terkuat yang datang pada edisi piala dunia kali ini.

Namun sayang kesempatan itu kurang dimanfaatkan oleh samurai biru, mereka harus kalah pada kutukan 16 besar. Pasalnya Jepang selalu terhenti dalam beberapa edisi piala dunia sebelumnya di babak ini.

Terbaru. Korea Selatan yang merupakan wakil terakhir Asia dibabat Habis oleh brasil. Empat gol sudah bersarang ke gawang Son dkk.

Dilansir dari detik.com,  Pada menit ke-7, Vinicius bisa menjebol gawang Korea. Sepakannya dari dalam kotak penalti sisi kiri gagal dibendung kiper Korea.

Baca Juga:   Skenario Piala Dunia 2022 Kurang Menarik, Pertemukan Dua Raksasa Terlalu Dini

Lima menit berselang, Brasil mendapat gol keduanya. Penalti didapat anak asuh Tite, usai Jung Woo-young melanggar Richarlison. Neymar, yang maju menjadi eksekutor, bisa mengecoh kiper Korea. Skor 2-0.

Usai memimpin 2-0, Brasil masih mendominasi Korea. Sampai akhirnya, gol ketiga lahir di menit ke-29.

Richarlison yang mencatatkan namanya di papan skor. Kerja sama dengan Casemiro diakhiri dengan sepakan jarak dekat. Gol, Brasil unggul 3-0.

Belum ada sepuluh menit, Brasil langsung menambah gol lagi. Kini Paqueta yang menjebol gawang kiper Korea, Kim Seung Gyu. Berawal dari srangan balik cepat, umpan Vinicius bisa diselesaikan dengan sepakan Paqueta di kotak penalti yang berbuah gol. Brasil unggul 4-0 di menit ke-36.

Baca Juga:   Cadangkan Ronaldo Lawan Swiss, Santos: Itulah Yang Saya Pikirkan

Korea Selatan hanya mampu membalas satu gol pada babak kedua lewat penyerang mereka. Berakhir sudah asa Asia berbicara banyak pada ajang bergengsi ini.

Tidak butuh waktu lama, tiga perwakilan Asia tersebut (Australia, Jepang dan Korea Selatan) diberi contoh bermain sepakbola yang tahan banting baik secara teknik maupun mental.

Semoga pelajaran berharga ini ammou diserap untuk memperbaiki penampilan pada edisi berikutnya.

(Editor/Fathur Rozi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan