Keberhasilan Marselino Ferdinan di KMSK Deinze membuat presiden dan pelatih klub disebut-sebut merasa perlu kembali mendatangkan pemain Indonesia.

Moncernya Marselino Ferdinan di Belgia membuat presiden klub mencoba mencari nama baru di skuad Garuda untuk didatangkan ke Oranye – Hitam.

Sepertinya KMSK Deinze kali ini akan mencoba melakukan perburuan barunya untuk mengisi gelandang kanannya.

Kesempatan ini membuka peluang bagi pemain Indonesia lainnya untuk berlabuh ke Deinze khususnya bagi para pemain yang memang sudah menapaki kerasnya liga di luar Indonesia.

Presiden klub Deinze disebut-sebut siap mencari talenta dari Indonesia lagi dalam waktu dekat. Setidaknya pihak klub berharap dapat menemukan bibit baru seperti Marselino Ferdinan.

Baca Juga:   Kibarkan Bendera Indonesia, Phyadeth Rotha Kamboja Pemuja Marselino Ferdinan Cinta Tanah Air?

Nama yang paling santer muncul terdengar adalah Saddil Ramdani. Pemain dengan nomor punggung 67 itu dirasa cocok dengan sepak bola Belgia.

Pasalnya gaya bermain Saddil dinilai bisa memenuhi kriteria persaingan di Liga Belgia yang menonjolkan skill, solo run, serta adu body di atas lapangan hijau.

Apabila Saddil benar bergabung dengan Deinze akan menjadi tandem gila dengan Marselino Ferdinan pasalnya keduanya bisa menjelma paket lengkap untuk skuad Oranye – Hitam.

Berikut beberapa kelebihan Saddil Ramdani bisa jadi pertimbangan KMSK Deinze

1. Di Sabah FC Saddil Ramdani kerap dikenal sebagai pemain yang punya kecepatan tinggi. Aksi solo run-nya sering membuat kerepotan para pemain lawan.

Pemain yang punya keahlian kaki kiri ini sering mengeksploitasi sisi kanan lawan. Ia kerap mengiris pertahanan musuh dengan solo run berbahaya miliknya.

2. Entah di Sabah FC ataupun saat membela Timnas Indonesia, Saddil Ramdani kerap mencetak gol dari tendangan set piece.

Ia kerap menceploskan bola dengan mudah ke gawang lawan lewat tendangan pisang khas miliknya.

3. Pemain satu ini memang punya skill spesialis berupa gocekan yang diberi julukan gocekan pecel lele oleh para pecinta sepak bola Indonesia.

Julukan itu didasari dari asal daerah Saddil Ramdani yakni Lamongan, yang punya makanan khas soto dan pecel lele.

Aksi gocekan Saddil ini terlihat seperti lele licin yang ingin masuk penggorengan dengan liukan khasnya.

Baca Juga:   Mantap! Marselino Ferdinan Akui Sudah Ada Referensi Soal Klub Masa Depannya

Barangkali beberapa skill di atas bisa menjadi opsi pertimbangan presiden klub KMSK Deinze untuk meminang Saddil Ramdani dari Sabah FC.

Presiden Deinze disebut-sebut masih membutuhkan banyak talenta muda untuk skuad utama mereka. Tim kasta kedua Liga Belgia ini ingin melakukan regenerasi skuad.

KMSK Deinze juga bertekad untuk promosi ke Liga 1 Belgia dengan kekuatan pemain dari Asia atau Asia Tenggara.

Saat ini, klub yang dibela Marselino Ferdinan itu masih terbenam di klasemen terdasar sementara. Imbas dari kekalahan di laga perdana melawan Patro Eisden (1-0).

Pada laga tersebut Marselino terpaksa tak diturunkan oleh pelatih Marc Grosjean lantaran faktor kesehatannya yang kurang baik.

Sumber: tvonenews

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan