Tak banyak media yang meliput, ternyata banyak sekali pemain Indonesia yang bermain di luar negeri.

Sepertinya di beberapa tahun kedepan Indonesia memiliki banyak pemain hebat yang mempunyai pengalaman bermain di luar negeri, tercatat 26 pemain asal Indonesia yang kini berkarier di luar negeri.

Berikut 26 pemain Indonesia yang berkarir di luar negeri menurut bola.com.

Kiper :

  • Wahyu Sury Pratama – Assalam FC (Timor Leste)
  • Cyrus Margono – Panathinaikos B (Yunani)
  • Ryu Nugraha – AC Nagano Parceiro (Jepang)

Bek :

  • Asnawi Mangkualam – Ansan Greeners FC (Korsel)
  • Elkan Baggot – Ipswich Town U23 (Inggris)
  • Nyoman Paul Aro – Skovde Aik (Swedia)
  • Andi Pangestu -Zeljesnicar Banja Luka (Bosnia-Herzegovina)
  • Nur Yufa – Zeljesnicar Banja Luka¬† U19 (Bosnia-Herzegovina)

Gelandang :

  • Imam Zakiri – CP Villarrobledo (Spanyol)
  • Brylian Aldama – NK Pomorac 1921 (Kroasia)
  • Natanel Siringoringo – Kelantan FA (Malaysia)
  • Ali Syahrial Tampo – Al-Gharafa (Qatar)
  • Witan Sulaiman – Lechia Gdansk (Polandia)
  • Saddil Ramdani – Sabah FA (Malaysia)
  • Khuwailid Mustafa – Qatar SC (Qatar)
  • Kelana Noah Mahessa – Frechen 20 (Jerman)
  • David Maulana – NK Pomorac 1921 (Kroasia)
  • Mohammad Ali Rahman – Al Gharafa (Qatar)
  • Iner Sontany Putra – Zeljesnicar Banja Luka (Bosnia-Herzegovina)

Penyerang :

  • Agustinus Wiranto – Inter Taoyuan (Taiwan)
  • Bagus Kahfi – Jong Ultrech (Belanda)
  • Egy Maulana Vikri – FK Senica (Slovakia)
  • Bryan Fatih – Oxford United FC U18 (Inggris)
  • Edi Rintoko – Inter Taoyuan (Taiwan)
  • Ronald Sesmot – FK Kozara Gradiska (Bosnia)
  • Syaffarizal Mursalin – Al-Mesaimeer (Qatar)

Di semua lini ternyata ada pemain Indonesia yang berkarir di luar negeri, tentu ini adalah pemain-pemain yang memiliki pengalaman tinggi mengingat di skala kompetisi liga Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan liga luar negeri seperti Jepang dan lain-lain.

Diharapkan lebih banyak lagi pemain yang bisa bermain di luar negeri, karena dari segi infrastruktur tim Indonesia masih kalah dengan tim-tim yang ada di luar negeri.

Contohnya seperti Asnawi, bermain di Korea Selatan mengubah banyak sekali permainannya, kini Asnawi cenderung berani namun tidak sembrono, keputusannya seringkali tepat dan dirinya juga sering membantu pertahanan.

Semoga para pemain tetap disiplin dan menjaga diri dari hal-hal yang apabila dilakukan dalam merusak karirnya di sepak bola.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan