Pernyataan Haruna Soemitro soal Shin Tae-yong nampaknya terdengar hingga Menpora.

Haruna Soemitro sebagai EXCO PSSI saat itu mengkritik Shin Tae-yong bahwa pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu harus memperikat prestasi secepatnya, namun Shin Tae-yong merasa tersinggung dengan hal itu, mengingat pelatih berusia 51 tahun tersebut lebih fokus ke perkembangan dan perubahan sistem sepak bola Indonesia dibandingkan meraih prestasi.

Baca Juga:   Tak Masuk Skema Shin Tae-yong, Saddil Ramdhani Jadi Pemain Indonesia Satu-satunya di Liga Super Malaysia 2022

Berbeda dengan Haruna Soemitro, Menteri Pemuda Olahraga Republik Indonesia yaitu Zainudin Amali lebih setuju dengan apa yang dipikirkan oleh Shin Tae-yong.

Dirinya tertarik dengan apa yang disampaikan oleh Shin Tae-yong tentang bagaimana membangun sepak bola Indonesia.

“Ada satu hal yang menarik atas apa yang disampaikan Shin Tae-yong. Dan ini jadi pelajaran. Kita tidak pernah berpikir bagaimana membangun sepakbola Indonesia. Yang kita selalu tuntut adalah prestasi. Ya, kan?” kata Amali kepada wartawan di kantornya, Senin (17/1/2022).

1 2

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *