Sering Ditolak Pemain Tim Besar, Hasani Ungkap Kenapa Indonesia Sulit Naturalisasi Pemain Hebat

Source: Bola.com
Source: Bola.com

PSSI bersama jajaran Timnas Indonesia kini sedang sibuk memperbaiki skuadnya jelang Kualifikasi Piala Asia 2023 yang akan segera diselenggarakan.

Tidak puas dengan pemain yang ada, Shin Tae-yong akhirnya memilih untuk menaturalisasi beberapa pemain keturunan Indonesia.

Tercatat, sudah ada 3 pemain keturunan yang siap dinaturalisasi, 3 pemain tersebut bernama Jordi Amat, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama.

Baca Juga:   Lampiaskan Kekesalan, Netizen Indonesia Ramai-Ramai Unfollow IG Lechia Gdansk Gegara Witan Sulaeman Cabut

Bermain apik di klubnya masing-masing dan memiliki rasa kecintaan terhadap Indonesia membuat ketiga pemain tersebut akan segera dinaturalisasi untuk memperkuat skuad di Kualifikasi Piala Asia 2023.

Tersisa 1 slot untuk naturalisasi pemain, Timnas Indonesia sempat mengincar Emil Audero, namun kiper andalan Sampdoria tersebut tak kunjung memberi jawaban terhadap tawaran naturalisasi PSSI.

Baca Juga:   Jadi Penyelamat Timnas U-16, Bima Sakti: Arkhan Masih 14 Tahun dan Punya Prospek Bagus

Hasani Abdulgani selaku pengurus untuk bagian naturalisasi pemain, mengungkapkan mengapa Indonesia kesulitan menaturalisasi pemain hebat.

“Pemain (keturunan) yang kita ambil ada kriterianya. Paling tidak main di liga nomor 1 di negara tersebut.”

“Otomatis kualitas mereka sudah teruji dong, enggak mungkin pemain biasa bisa masuk liga utama di negara itu,” kata Hasani Abdulgani kepada Okezone, Jumat (11/3/2022).

Baca Juga:   Pantas Saja Mau Dihina Bagaimanapun Tak Tergantikan! Ini Ternyata Alasan Dedik Selalu Diandalkan

“Awalnya kami incar pemain keturunan di klub besar, tapi ternyata sangat susah. Regulasi di sana (Belanda) pemain asing harganya lebih mahal. Itu yang jadi faktor beberapa pemain pertimbangin buat pindah warga negara,” lanjut Hasani.