Gagal menembus final Sea Games 2021, pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong diserang oleh netizen dengan memunculkan tagar #STYOUT di sosial media.

Sebelum ramai hal tersebut, Timnas Indonesia U-23 alami kekalahan kala melawan Thailand dengan skor 0-1 di semifinal Sea Games 2021 cabang olahraga sepak bola.

Laga berlangsung hingga tambahan waktu, dalam waktu normal 90 menit kedua tim bermain imbang, namun Timnas Indonesia kebobolan di menit ke-95 di babak tambahan waktu.

Kekalahan tersebut membuat netizen suarakan #STYOut dan ada juga yang membandingkannya dengan Luis Milla.

“Waktunya #STY out,” komentar akun 2risaal***.

Baca Juga:   Timnas Indonesia Tak Bertemu Malaysia di Fase Grup, Keuntungan Bagi Harimau Malaya?

“#STY out #Luis Mila in,” komentar akun @haidhir_muha****.

“STY out!!!” komentar akun @_ahmdfadil**.

Sebelum Sea Games 2021, Shin Tae-yong sudah diamati untuk bisa raih medali emas di Sea Games 2021 oleh PSSI, namun amanat tersebut sulit untuk diwujudkan pelatih berusia 52 tahun itu.

Serangan Shin Tae-yong dari netizen pun membuat PSSI mempertegas kondisi sang pelatih, ia masih terikat kontrak dengan Timnas Indonesia dan kariernya masih aman untuk kedepannya.

“Kalau Shin Tae-yong kontraknya 4 tahun,” kata Iriawan dikutip dari BolaSport.com, Jumat (20/5/2022).

“Insya allah aman, masih aman,” imbuhnya.

Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI menyatakan bahwa Shin Tae-yong memang butuh proses untuk membangun timnya, dan ia diberi amanat untuk urusi World Cup U-20 agar maksimal.

Baca Juga:   Shin Tae-yong Raih Penghargaan Pelatih Olahraga Terfavorit di Indonesia Awards 2023

“Jadi kita sekali lagi butuh proses,” ujar Iriawan.

“Mudah-mudahan lebih dipertanggungjawabkan untuk U-20 nanti yang akan di World Cup,” pungkasnya.

Shin Tae-yong sendiri tak mempermasalahkan komentar dari para netizen mengenai dirinya, ia menyarankan untuk netizen berbicara tentang pembangunan training centre kepada PSSI.

“Saya tidak goyah dengan kata-kata netizen. Saya ke sini untuk mengembangkan sepakbola Indonesia.”

“Netizen lebih baik bicara tentang training centre,” ungkap sosok asal Korea Selatan itu, ketika ditemui di Hanoi, Vietnam.

Baca Juga:   Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Tanggapi Kontroversi Grup WhatsApp Anti-STY

“Jadi mungkin netizen bisa bicara kepada PSSI soal training centre. Kita harus berbicara sama-sama untuk membuat training centre.”

“Dengan adanya training centre, bisa mengembangkan sistem sepakbola usia dini. Baru dir situ, Indonesia akan berkembang dan masa depan sepakbola Indonesia bisa lebih cerah,” tegas dia.

Dibandingkan dengan Luis Milla, tidak banyak yang sadar bahwa di era coach Milla Timnas Indonesia tak pernah meraih kemenangan melawan Malaysia, di era coach Shin hal itu mudah dilakukan.

(Editor/Yusril Fahmi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan