Haruna Soemitro masih menjadi perbincangan setelah dirinya mengkritik Shin Tae-yong di rapat evaluasi PSSI dan dirinya mengatakan kepada media bahwa Shin Tae-yong tersinggung dengan kritiknya.

“Kalau cuma runner up, ya sebenarnya Shin Tae Yong ini sama saja dengan yang lain. Namun, karena hampir juara ya kami berharap bisa juara selanjutnya, karena ada ekspektasi masyarakat yang besar,” terang Haruna.

Baca Juga:   Siapkan 28 Pemain Tim U-16 Indonesia, Bima Sakti Justru Kebingungan Tentukan Line Up di Laga Perdana

Piala AFF U-23 dan Piala AFF 2022 harus juara. Mudah-mudahan, tahun 2022 ini tahunnya Shin Tae Yong untuk bisa memberikan dua gelar,” harap pria yang pernah jadi Manajer Persebaya itu.

Kritik diatas membuat masyarakat Indonesia geram, suporter Indonesia merasa Haruna tidak paham dengan perkembangan sepak bola Indonesia bersama Shin Tae-yong, padahal Shin Tae-yong sendiri mengatakan bahwa dirinya lebih fokus mengubah sistem sepak bola Indonesia dibanding menitikberatkan pada prestasi.

Baca Juga:   Cari Musuh! Pelatih Timor Leste Sebut Indonesia Bukan Tim Terkuat di Grup

“Sebenarnya saya ke Indonesia untuk mengubah sistem sepak bolanya. Daripada terlalu menitikberatkan pada prestasi. Saya berpikir akarnya harus kuat, agar ke atasnya juga kuat,” ujar Shin Tae Yong.

Para suporter Indonesia merasa apa yang diomongkan oleh Shin Tae-yong benar, dan memang terlihat perubahannya ketika di Piala AFF 2020 Timnas Indonesia yang mengandalkan para pemain muda mampu bermain dengan sangat baik bahkan mengalahkan Malaysia dengan mudah.

Baca Juga:   2 Alasan Mulia Shin Tae-yong Tak Akan Mundur dari Timnas Indonesia

1 2

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *