Daiki Fukazawa, pemain Tokyo Verdy yang kemarin tampil apik dan menyelamatkan tim dari kekalahan berkat gol indahnya nampaknya menjadi saingan serius Pratama Arhan.

Dalam laga pekan ketiga J2 League, Minggu (6/3) siang, Verdy bertamu ke Stadion Pocari Sweat markas Tokushima Vortis.

Tokyo Verdy sempat tertinggal lebih dulu di menit ke-32 berkat gol dari Kohei Uchida, namun gol tersebut tak bertahan lama sebab lima menit kemudian Tokyo Verdy membalas gol.

Gol Tokyo Verdy diciptakan oleh Fukazawa, pemain 23 tahun jebolan akademi Verdy itu merupakan fullback serba bisa. Dalam pertandingan melawan Vortis, Fukazawa menempati posisi bek kanan.

Sementara dalam dua laga sebelumnya, melawan V-Varen Nagasaki dan Tochigi, Fukazawa beroperasi di posisi bek kiri.

Baca Juga:   Liga Belgia Libur Bulan April, Jordi Amat dan Sandy Walsh Bisa Masuk Skuad Sea Games Jika...

Hingga pekan ketiga J2 League pelatih Takafumi Hori sudah memasang dua bek kiri yakni Fukazawa dan Kohei Yamakoshi.

Selain Fukazawa, Yamakoshi juga  bisa menjadi saingan berat Pratama Arhan karena sang pemain juga seringkali bermain di bek kiri.

Sama seperti Fukazawa, Yamakoshi bermain di dua lini terkadang sang pemain bermain di posisi bek kiri kadang bermain di bek kanan.

Yamakoshi selalu mengisi posisi bek kanan ketika Fukazawa bermain menjadi bek kiri dalam dua laga sebelumnya.

Fukazawa dan Yamakoshi selalu menjadi pilihan utama dalam tiga pertandingan awal Verdy pada musim ini. Keduanya selalu bermain penuh dan tidak tergantikan.

Baca Juga:   Pesan Peringatan Pratama Arhan untuk Timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2023

Hingga pekan ketiga, Fukazwa dan Yamakoshi sudah membukukan 180 menit bermain.

Mengingat Tokyo Verdy adalah klub besar, maka persaingan di bek kiri tidak hanya dua pemain tersebut, masih ada lagi Tatsuya Yamaguchi dan Yuta Narawa yang belum pernah dimainkan Hori.

Arhan dijadwalkan baru akan berangkat ke Jepang pada tengah pekan ini setelah semua urusan keimigrasian beres.

Bergabung dengan Tokyo Verdy, Pratama Arhan ingin membawa klub J2 League tersebut naik level ke divisi satu liga Jepang dan meraih banyak juara.

“Tujuan saya sih, saya ingin membawa Tokyo Verdy ke J League 1 lagi, terus menjuarai turnamen-turnamen atau piala di Jepang,” kata Arhan dalam video singkat tersebut.

Baca Juga:   Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Jelang Sea Games 2021, Media Vietnam Ikut Campur

Pratama Arhan sendiri menyadari bahwa dirinya akan menjadi pemain cadangan terlebih dahulu sebab dirinya butuh adaptasi.

“Untuk jadi pemain inti ya pastinya saya butuh adaptasi dan menyesuaikan dulu. Setelah itu, dengan berjalannya waktu nantinya saya juga bakal mendapatkan menit bermain,” jelas pemain berpostur 170 cm itu.

“Tapi yang jelas saya bakal melakukan yang terbaik dan bekerja keras untuk mendapatkan menit bermain dan jadi pemain inti,” pungkasnya.

(Editor/Gamin Min)

Follow SeputarBola.ID di Google News &

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *