Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI)  tengah melakukan pekerjaan besar bertujuan untuk memberikan pondasi bagi masa depan persepakbolaan tanah air.

Perumusan dimaksud merupakan kurikulum untuk menemukan filosofi permainan Indonesia yang mana kurikulum tersebut diperkenalkan dengan nama FILANESIA

Dilansir dari superball.com, Filanesia pertama kali diluncurkan pada 9 November 2017. Sejak saat itu Filanesia terus mendapatkan upgrade agar sesuai dengan perkembangan sepak bola dunia.

Baca Juga:   Update soal Naturalisasi, PSSI Pastikan Ada Meeting Kembali dengan Kemenkumham, Netizen: Bosan

Dalam perumusan Proyek tersebut, PSSI melibatkan banyak stakeholder yang sudah melalang buana bersama sepak bola Indonesia mulai dari unsur pelatih, mantan pemain dan lain sebagainya.

Salah satu pemain yang ikut dilibatkan dalam proyek ini adalah mantan kapten timnas Indonesia Firman Utina.

Masih dari sumber yang sama, Firman merasa senang karena terlibat dalam upgrade Filanesia pada 2022 ini.

Baca Juga:   Bangga! Cyrus Margono Ungkap Alasannya Ingin Segera Bela Timnas Indonesia

“Ini sangat luar biasa, kami dilibatkan dalam workshop ini, untuk meng-upgrade lagi Filanesia,” ujar Firman Utina dikutip SuperBall.id dari laman PSSI.

Pria berusia 40 tahun tersebut berharap bisa memberikan yang terbaik, agar sepak bola Indonesia bisa lebih baik lagi kedepannya.

“Ini hal yang baik dan bagus, di mana kami bisa memberikan masukan untuk sepak bola Indonesia di masa depan.”

Baca Juga:   Shin Tae Yong Hanya Bawa 23 Pemain Pada AFF 2022, Berikut Pemain Akan Dicoret

1 2

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *