Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Nova Arianto, merespons kegaduhan terkait Grup WhatsApp anti-STY yang dibeberkan oleh pelatih futsal, Junika Rahmat Ramadhan alias Doni Zola.

Doni Zola menyebut Grup WhatsApp anti-STY itu beranggotakan para pelatih, tapi tidak mengungkapkan secara detail siapa saja pelatih yang menjadi peserta grup tersebut.

Nova baru tahu soal Grup WhatsApp anti-STY yang berisikan para pelatih itu. Tangan kanan Shin Tae-yong sejak 2020 ini memilih menanggapinya dengan kepala dingin.

“Mengenai grup tersebut kebetulan saya juga baru dengar dan seandainya benar-benar ada, kami rasa wajar karena ada yang pro dan kontra,” ujar Nova Arianto lewat akun Instagramnya, @novarianto30, Selasa (25/4/2023).

“Tapi, yang harus digarisbawahi, kami semua punya tujuan yang sama melihat Timnas Indonesia berprestasi,” ungkap Nova.

Keinginan Kuat Shin Tae-yong

Di tengah banyaknya keraguan terhadap Shin Tae-yong, Nova bisa memastikan bahwa arsitek asal Korea Selatan itu mempunyai keinginan yang sangat kuat untuk memajukan Timnas Indonesia.

Kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia akan berakhir pada akhir tahun ini. Sejauh ini, PSSI belum bisa memastikan masa depan pria berusia 52 tahun tersebut.

“Di setiap kehidupan wajar ada yang pro dan kontra dan kami sangat memahaminya. Tapi, yakinlah semua punya tujuan yang sama untuk melihat Timnas Indonesia berprestasi,” tulis Nova.

Baca Juga:   Kalah di Kandang Sendiri, Pelatih Timnas Kuwait Murka

Blak-blakan Doni Zola

Sebelumnya, Doni Zola blak-blakan bergabung dengan Grup WhatsApp anti-STY lantaran menganggap pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu minim pencapaian selama tiga tahun setengah di Timnas Indonesia.

“Waktu Bima Sakti berprestasi dengan timnas U-16, staf pelatih teriak local pride. Ini menarik buat dibahas. Karena gue punya Grup WhatsApp bersama pelatih-pelatih sangat anti-STY,” kata sosok yang karib dipanggil Donzol itu.

“Satu di antaranya karena naturalisasi. Kedua, ngerasa hasilnya gini-gini saja. Artinya mereka punya alasan dong, kenapa mereka menganggap bahwa Shin Tae-yong gagal,” imbuhnya.

Pencapaian Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia

Sejak menjadi manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memang belum memberikan gelar buat timnas, baik di level senior maupun usia.

Baca Juga:   Melawan Myanmar Akan Jadi Laga Hidup dan Mati, Shin Tae-yong Sudah Beri Ancaman

Namun, Shin Tae-yong mampu mendongkrak Timnas Indonesia untuk terus merangkak di ranking FIFA hingga menduduki posisi ke-149 dan meloloskan ke Piala Asia 2023 setelah absen selama 16 tahun.

Selain itu, Shin Tae-yong juga menunjukkan statistik bagus di Timnas Indonesia dengan menorehkan 17 kemenangan, delapan kali seri, dan enam kali kalah dari 31 pertandingan.

Shin Tae-yong Bertemu Erick Thohir

 

View this post on Instagram

 

A post shared by 신태용 (@shintaeyong7777)

Sumber: bola.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan