Shin Tae Yong memilih pemain yang ada dan siap memperkuat skuad Garuda untuk dua tahunan ini.

Melihat dari kenyataan ini pelatih Indonesia seharusnya menjadikan kekecewaan tersebut sebagai momentum untuk membuktikan kepada klub Eropa itu bahwa sekuat merah putih bukan tim lemah dalam ajang AFF 2022 ini.

Mengangkat trofi AFF merupakan jawaban kepada klub elkan bagot dan sandiwara bahwa pemilihan pemain dan kedalaman skuat yang dimiliki oleh Timnas Indonesia tidak hanya bergantung kepada kedua pemain naturalisasi tersebut.

Baca Juga:   Lini Depan Tumpul, Timnas U-19 Ditahan Imbang Persis Solo U-18

(Editor/Fathur Rozi)

1 2

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *